Fahri Ahmad

  • HOME
  • ABOUT ME
  • FACEBOOK
  • EMAIL
Showing posts with label Administrasi Server. Show all posts
Showing posts with label Administrasi Server. Show all posts

Input, Output, Proses, dan Storage
  • Updated on 9 November 2016
  • Posted by Unknown
  • Administrasi Server

  1. Input adalah semua data dan perintah yang dimasukkan ke dalam memori komputer untuk selanjutnya diproses lebih lanjut oleh prosesor.

  2. Merek: Mouse PS/2 Solution Trackball.
    Harga: Rp17.000
    Spesifikasi:
    • Menggunakan Trackball.
    • PS/2.
    Sumber : Bukalapak.
  3. Output adalah data yang telah diproses menjadi bentuk yang dapat digunakan. Artinya komputer memproses data-data yang diinputkan menjadi sebuah informasi.

  4. Merek: LG Electronics 34UC98 34-Inch WQHD IPS Curved LED Monitor (34" Diagonal)(Intl).
    Harga: Rp893.000.000
    Spesifikasi:
    • Two Thunderbolt Ports.
    • 34-Inch WQHD(81.79 x 23.11 x 45.21)
    • 7.8 KG
    Sumber : Lazada.
  5. Proses adalah komponen komputer yang berfungsi untuk memproses data yang telah di berikan oleh perangkat input kemudian dikeluarkan dalam bentuk informasi dalam perangkat output.

  6. Merek: Intel® Core™ i7-5960X.
    Harga: Rp16.105.000
    Spesifikasi:
    • Octa Core.
    • Up to 3.50 GHz
    • 20MB Cache
    Sumber : Bhinneka
  7. Storage adalah perangkat komputer yang berfungsi sebagai media penyimpanan.

  8. Merek: SAMSUNG Solid State Drive 850 PRO
    Harga: Rp11.935.000
    Spesifikasi:
    • 2TB.
    • SATA III.
    Sumber : Bhinneka
  • Unknown
  • 9 November 2016
  • Administrasi Server
Posted by Unknown at 04:52
Email ThisBlogThis!Share to XShare to FacebookShare to Pinterest
Labels: Administrasi Server

Konfigurasi HTTPS/SSL di Debian
  • Updated on 25 October 2016
  • Posted by Unknown
  • Administrasi Server

HTTP adalah singkatan dari Hypertext Transfer Protocol yang merupakan protokol untuk mengatur komunikasi antara client dan server. Dalam hal ini, client adalah browser atau perangkat yang dapat menampilkan konten web. Sedangkan HTTPS (Hypertext Transfer Protocol Secure) adalah versi aman dari HTTP. Berikut cara konfigurasi HTTPS/SSL.
  1. Install aplikasi HTTPS dengan cara apt-get install apache2 openssl.
  2. Enable modul HTTPS dengan cara a2enmod ssl.
  3. Membuat sertifikat untuk HTTPS dengan cara openssl req -new -x509 -days 365 -nodes -out /etc/apache2/apache.pem -keyout /etc/apache2/apache.pem. Lalu isi data-data sesuaai data yang kalian mau.
  4. Mengaktifkan virtual openssl dengan cara nano /etc/apache2/ports.conf. tambahkan dibawah NameVirtualHost *:80 menjadi NameVirtualHost *:443


  5. Mengarahkan DNS ke HTTPS. masuk ke folder sites-available di folder apache2 dengan cara cd /etc/apache2/sites-available lalu copy default-ssl dengan nama baru fahri-ssl dengan cara /etc/apache2/sites-available# cp default-ssl fahri-ssl (sesuaikan). Edit fahri-ssl, sesuaikan gambar dibawah ini (sesuaikan).


  6. Testing.

  • Unknown
  • 25 October 2016
  • Administrasi Server
Posted by Unknown at 04:17
Email ThisBlogThis!Share to XShare to FacebookShare to Pinterest
Labels: Administrasi Server

Membuat Multi Domain di Debian
  • Updated on 25 October 2016
  • Posted by Unknown
  • Administrasi Server

Sebelum membuat multi domain di debian. Sebaiknya membaca artikel saya sebelumnya yaitu: Cara Menginstall DNS Server di Debian 7. Oke langsung saja.

Alat Tempur:

  • Virtualbox atau VMware atau Virtual Machine lainnya.
  • CD atau .iso Debian Server 7

Langkah-Langkah:

  1. Masuk ke direktori bind9 dengan cara mengetik cd /etc/bind.
  2. Lalu ubah file named.conf.local dengan cara mengetik nano named.conf.local lalu tambahkan 1 domain lagi. Contoh seperti gambar dibawah ini.


  3. Lalu copy db.local dengan nama baru ahmad, dengan cara mengetik cp db.local ahmad.
  4. Udit file ahmad seperti di tutorial sebelumnya pada saat mengedit file fahri. Ubah seperti gambar dibawah ini.


  5. Lalu restart bind9 dengan cara mengetik service bind9 restart.
  6. Setelah itu, ketik cd /etc/apache2/sites-available
  7. Copy file default dengan nama baru fahri dan ahmad (sesuaikan). lalu ketik /etc/apache2/sites-available# cp default fahri. Ulangi cara yang sama untuk file ahmad.
  8. Lalu ubah file fahri dan ahmad. /etc/apache2/sites-available# nano fahri (sesuaikan untuk file ahmad).


  9. Setelah itu ketik /etc/apache2/sites-available# a2ensite fahri dan /etc/apache2/sites-available# a2ensite ahmad. Dan ketik /etc/apache2/sites-available# service apache2 reload.
  10. Lalu ketik mkdir /var/www/fahri dan mkdir /var/www/ahmad. Lalu buat file index.html untuk masing-masing domain.
  11. Testing.
  • Unknown
  • 25 October 2016
  • Administrasi Server
Posted by Unknown at 03:49
Email ThisBlogThis!Share to XShare to FacebookShare to Pinterest
Labels: Administrasi Server

Cara menginstall DNS Server di Debian 7
  • Updated on 30 September 2016
  • Posted by Unknown
  • Administrasi Server

Pada kesempatan ini, saya akan memberikan sebuah tutorial yaitu: Cara menginstall DNS Server di Debian 7. DNS adalah singkatan dari Domain Name Server, yaitu adalah sebuah sistem yang menyimpan semua informasi data dari domain ataupun hostname dalam sebuah jaringan. Nah tanpa adanya DNS, maka domain tidak bisa mentranslate atau menerjemahkan domain ke alamat IP.


Alat Tempur:

  • Virtualbox atau VMware atau Virtual Machine lainnya.
  • CD atau .iso Debian Server 7
  • Teh Hangat (Siapa tau haus :#)

Langkah-Langkah:

  1. Install Debian terlebih dahulu, jika sudah terinstall login sebagai root.
  2. Atur IP Address Debian Server.


  3. Save dan setelah itu ketik apt-get install bind9.


  4. Jika sudah seperti gambar diatas tekan Y. Jika gagal, mount CD1 (Karena biasanya setelah install Debian, .iso debian langsung ter-unmount).
  5. Masuk ke folder bind dengan mengetik cd /etc/bind. Lalu ketik dir untuk melihat isi didalam folder tersebut.


  6. Lalu ketikkan seperti gambar dibawah ini.


    fahri bisa diganti jadi nama anda. Perintah cp untuk menyalin file dan perintah rm untuk menghapus file.


  7. Lalu ubah file named.conf.local dengan mengetik nano named.conf.local. Lalu ubah seperti gambar dibawah ini.


  8. Selanjutnya file fahri dengan mengetik nano fahri. Lalu localhost diganti dengan nama domain, dengan cara tekan CTRL + W lalu ketik localhost selanjutnya tekan CTRL + R lalu ketik fahri.com(atau nama domainmu) .


  9. Selanjutnya file 192 dengan mengetik nano 192. Lalu localhost diganti menjadi fahri.com (nama domainmu), dengan cara seperti sebelumnya. Yaitu, tekan CTRL + W lalu ketik localhost selanjutnya tekan CTRL + R lalu ketik fahri.com(atau nama domainmu)


  10. Lalu ketik nano /etc/resolv.conf untuk membuat nameserver.


  11. Lalu restart DNS dengan mengetik service bind9 restart.
  12. Lalu coba ketik ping fahri.com untuk melihat hasilnya.


  • Unknown
  • 30 September 2016
  • Administrasi Server
Posted by Unknown at 06:43
Email ThisBlogThis!Share to XShare to FacebookShare to Pinterest
Labels: Administrasi Server
Home
Subscribe to: Posts (Atom)
No Fap No Life
Coded with by Fahri Ahmad Fachrudin